Skip to content Skip to footer

5 Cara Mengurangi Bounce Rate Paling Efektif di Jamin 100% BERHASIL

Bounce Rate

Bagi para praktisi digital marketing pasti sudah tidak asing dengan istilah ini sob, iya bounce rate atau rasio pentalan. Bounce rate adalah rasio/persentase pengunjung yang tidak menjelajah lebih dalam atau hanya sekedar mampir aja di website sobat tanpa melakukan apa-apa lagi, langsung close tab atau cari informasi di alamat/tujuan lain. Biasanya pengunjung ini datang dari mesin pencari lalu menemukan halaman website sobat tapi tidak menemukan apa yang dia cari.

Mengapa bounce rate amat penting bagi mesin pencari?

Mesin pencari atau Google memperhitungkan bounce rate amat penting. Dari sini mesin pencari akan tahu bahwa sebuah halaman website tersebut apakah benar/valid sesuai dengan halaman yang pengunjung cari. Semakin tinggi bounce rate berarti halaman website sobat semakin tidak bermutu dan tidak menarik pengunjung untuk melakukan aksi lebih lanjut.

Baca juga: Cara Lengkap Daftar Instagram Shopping Terbaru

Cara mengurangi bounce rate dihalaman website sobat

  1. Buat konten yang bermutu dan tidak mengulang-ngulang kata kunci sehingga pengunjung bingung dan tidak dapat mencerna informasi dari halaman sobat
  2. Bikin pranala lanjutan setiap ada topik yang menarik, bisa menggunakan “Baca lebih lanjut:”; “Baca Juga”; “Mungkin Anda Tertarik:”; dan lain-lain buat judul yang bombastis syahdu dan aduhai agar diklik pengunjung namun tidak melenceng dari topik. Karena dikecewakan itu sakit.
  3. Gunakan CTA atau Call to Action misal: hubungi kami, email kami, telepon kami, tapi jangan goda kami karena sekarang UU PKS sudah syaaaah.
  4. Gunakan form untuk mengumpulkan lead, iming-imingi pengunjung untuk mendapatkan merchandise gratis yang diundi tiap tahun atau kupon Minyakita juga boleh mumpung papah kamu bukan menteri
  5. Cara yang paling bombastis, membahana, mengguncang dunia adalah dengan membuat pagination pada halaman blog yang “memaksa” pengunjung untuk mengklik halaman berikutnya atau baca seluruh artikelnya. Cara ini sudah dipakai media-media besar namun kurang elok aja. Wartawan jadi males bikin tulisan yang menarik, berita copy paste cuma ganti judul aja, berita kurang dalam, ga apa-apa cepet yang penting judul click bait, itulah pengabdi traffic (mimin juga si). Ini cara terakhir aja, gunakan klo atasan kamu udah pusing kamu pun mulai pusing dengan maunya atasan.

Closing

Yah gitu aja silakan di coba klo ga efektif berati algoritma Google udah berubah WKWKWKWKWK. Klo mau order website di kita ya, dijamin kasih harga yang terbaik, walaupun hasilnya ga terbaik hehehe. Ada harga ada kualitas Sob.

 

SIMPLIFY
Jadi yang pertama!
Terupdate informasi terbaru dari Kami.

This will close in 0 seconds