Siapa sangka, jagat maya heboh setelah Anies Baswedan mengumumkan akun resminya di Letterboxd – platform populer bagi para pecinta film untuk mencatat film yang sudah ditonton, memberi rating, menulis ulasan, bahkan membuat daftar tontonan pribadi.
Dalam unggahannya di X (sebelumnya Twitter), Anies menulis dengan nada santai bahwa dirinya “bukan seorang sinefil sejati, hanya penonton kasual yang menonton film di waktu senggang.” Pernyataan ini langsung mengundang rasa penasaran netizen.
Apa tujuan Anies Baswedan di Letterboxd?
Lewat akun barunya, Anies menegaskan bahwa tujuannya sederhana:
- Sekadar mengarsipkan film yang ia tonton.
- Tidak berniat menjadi kritikus atau rajin menulis ulasan panjang.
Justru karena kesederhanaan ini, banyak orang semakin ingin tahu:
Film apa saja yang akan masuk daftar tontonan seorang tokoh publik sekaliber Anies Baswedan?
Tak butuh waktu lama, link akun Letterboxd yang dibagikan langsung “diserbu” warganet yang ingin mengintip selera film mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Memenuhi banyak sekali permintaan, ini akun Letterboxd saya ya https://t.co/IAGqsB7IH6. 😅
Penafian: saya bukan sinefil tapi penikmat kasual saja, termasuk jarang nonton, apalagi bikin ulasan. Jadi akunnya buat arsip aja kalau sesekali sempat menulis soal pengalaman menonton…
— Anies Rasyid Baswedan (@aniesbaswedan) July 28, 2025
Letterboxd: Dari catatan film jadi tren baru
Fenomena ini juga menyoroti makin populernya Letterboxd di Indonesia, khususnya di kalangan anak muda. Platform ini berfungsi seperti “diary film digital” – pengguna bisa:
- Menandai film yang sudah ditonton.
- Memberi rating.
- Menulis komentar singkat atau ulasan mendalam.
- Membuat daftar film favorit atau rekomendasi.
Anies sendiri menulis disclaimer bahwa ia jarang menonton film dan jarang menulis ulasan. Tapi ia juga menambahkan, jika pun menulis, ulasannya hanya akan datang dari film-film yang benar-benar meninggalkan kesan mendalam.
Politisi dan media sosial: Tren baru?
Momen ini lebih dari sekadar akun baru. Ini bukti bagaimana media sosial bisa menjadi jembatan antara pemimpin dan publik dengan cara yang santai dan relatable.
Jika dulu politisi dikenal hanya hadir di forum formal atau debat serius, kini mereka bisa hadir di platform niche seperti Letterboxd untuk berbagi sisi personal mereka – dari preferensi film, buku, sampai hobi sehari-hari.
Pertanyaannya, apakah langkah Anies ini akan diikuti politisi lain? Akankah kita melihat akun Letterboxd para pejabat, anggota DPR, bahkan calon presiden lain di masa depan?
Baca juga: Website caleg
Kesimpulan
Kehadiran Anies Baswedan di Letterboxd mungkin terdengar ringan, tapi ini menunjukkan perubahan besar dalam cara tokoh publik berinteraksi dengan masyarakat. Dari sekadar catatan film, ia berhasil menciptakan percakapan yang ramai dan menarik.
👉 Ingin bisnis atau personal branding Anda juga terlihat segar dan relevan di dunia digital?
SIMPLIFY siap membantu membangun website profesional yang modern dan menarik, supaya brand Anda juga bisa jadi topik hangat di internet.
Hubungi SIMPLIFY hari ini dan mulai wujudkan website yang siap membawa bisnis Anda ke level berikutnya! Tap tombol WhatsApp di kanan bawah!
Sumber gambar: Letterboxd | Anies Baswedan


